Ketombe : Provokator Kerusuhan
Negara tropis seperti Indonesia terkenal dengan masyarakatnya yang termperamental. Cuaca panas membuat orang mudah tersulut emosi dan terprovokasi. Banyak demo yang berujung anarkis, pertandingan sepakbola yang akhirnya ajang lempar lembing botol-botol aqua dan kerusuhan-kerusuhan lainnya yang penuh dengan orang yang emosi.
Ditambah lagi jika kita berketombe. Udara panas dan lembab bikin kepala yang ketombean tambah gatal. Nah, saking gatalnya, emosi makin menjadi-jadi. Teori darimana nih? Hihihihi bagi yang ga setuju ya gpp, saya terinspirasi menulis ini setelah membaca “The Maling of Kolor” karya Roy Saputra halaman 20, pas adegan si Ibu di copet Cuplis di pasar.
“… Kelompok ini mengejar Cuplis. Sedangkan kelompok kedua terdiri dari manusia yang hanya berniat mengejar si Maling dan menggebukinya sebagai pelampiasan yang disebabkan gatal ketombe. …”
Nah, bisa jadi kondisi kerusuhan di Indonesia ini dari yang gebukin maling sandal sampe yang gebukin orang-orang di monas terprovokasi karena gatal ketombe. Ini serius. Coba pikir, kalau dengan kepala dingin, masalah yang rumit dan kompleks bisa dibicarakan dengan damai dan pintar (teorinya). Dengan kepala yang panas plus hati yang panas plus ketombe, ya sudah…kalap.

hee….?!
Fedri qrueger dibahas juga di dalam Juli 22, 2008 pada 6:43 am
oee.. pertamax…
Fedri qrueger dibahas juga di dalam Juli 22, 2008 pada 6:45 am
Hahaha..boleh jg teorinya, tp kayanya pengalaman pribadi ya yo..
resti dibahas juga di dalam Juli 22, 2008 pada 6:57 am
siyal mb tiiii….
*jangan bilang2 yah
yoansoraya dibahas juga di dalam Juli 22, 2008 pada 7:07 am
jdinya pake’ sampo apa nih?…:D
wongdidit dibahas juga di dalam Juli 22, 2008 pada 8:43 am
hmmm.. masuk akal juga yah yo… betul betul…
masuk akal kuda tapinya :p
akakakakaka….
* kabuuurrr *
ariawan dibahas juga di dalam Juli 23, 2008 pada 8:36 am
…itu baru ketombe, gimana lagi kalo udah banyak kutunya?!!?!?!?
stenlymandagi dibahas juga di dalam Agustus 27, 2008 pada 9:58 am
Yo yo…
kan ada teknologi sederhana yang namanya Shampoo
*doh*
Eru dibahas juga di dalam September 18, 2008 pada 9:54 am
Asem, gag nyambung tapi asik. wakaka.
Wah tulisannya menarik yoan, memang benar tuh coba kalo kepala pada bebas ketombe, gag bakalan banyak demo dan kerusuhan.
Coba formulasi baru shampo plus menthol ato es batu, pasti pale lebih adem.
SIge dibahas juga di dalam Nopember 4, 2008 pada 2:27 am
@Slge :
iya, sampo seharusnya tidak hanya merawat rambut tapi juga menenangkan hati & pikiran
yoansoraya dibahas juga di dalam Nopember 4, 2008 pada 11:52 pm